OLE777 – Thom Jan Marinus Haye, yang dikenal luas sebagai Thom Haye, merupakan salah satu gelandang terbaik berdarah Indonesia–Belanda yang kini memperkuat Timnas Indonesia. Kehadirannya menjadi bagian dari proyek besar naturalisasi yang dilakukan PSSI untuk meningkatkan kualitas tim nasional. Walaupun Thom Haye belum pernah tampil di ajang Piala Dunia, perjalanan kariernya, kontribusinya, serta potensinya bersama Timnas Indonesia membuat pembahasan mengenai peluang “Garuda” menuju panggung sepak bola terbesar dunia menjadi semakin menarik.
Baca juga : Indonesia: Si Kuda Hitam Dari Asia Untuk Piala Dunia 2026
Profil Singkat Thom Haye
Thom Haye lahir pada 9 Februari 1995 di Amsterdam, Belanda. Ia tumbuh dalam sistem pembinaan sepak bola Negeri Kincir Angin, salah satu negara dengan filosofi sepak bola terbaik di dunia. Karier mudanya dimulai di AZ Alkmaar, sebuah klub yang dikenal melahirkan banyak gelandang berteknik tinggi. Kualitas ini membuat Haye berkembang menjadi gelandang modern yang bisa bermain sebagai playmaker, gelandang tengah, hingga deep-lying midfielder.
Bergabung dengan Timnas Indonesia
Pada 2023–2024, PSSI melakukan proses naturalisasi terhadap beberapa pemain diaspora, dan Thom Haye menjadi salah satu nama yang paling diinginkan publik. Dengan darah Indonesia yang dimilikinya, proses administrasi berjalan mulus, dan ia resmi menjadi bagian dari Timnas Indonesia.
Baca juga : Profil Stefano Lilipaly : Penyerang Yang Kembali Membela Timnas Garuda
Harapan dan Masa Depan Thom Haye
Usianya yang memasuki masa matang pemain (28–30 tahun) membuatnya berada pada puncak performa. Ini adalah waktu yang ideal untuk membuat kontribusi besar bagi Timnas Indonesia. Membantu Indonesia mencapai babak lebih jauh di Kualifikasi Piala Dunia. Dengan pengalaman Eropa dan kemampuan teknis tinggi, Haye dapat menjadi pilar hingga bertahun-tahun ke depan.
Kesimpulan
Thom Haye merupakan salah satu pemain paling berpengaruh dalam perkembangan terbaru Timnas Indonesia. Meskipun belum pernah tampil di Piala Dunia, kontribusinya telah membuat peluang Indonesia untuk bersaing di kualifikasi semakin besar. Kemampuan mengatur tempo, pengalaman Eropa, serta profesionalismenya menjadikannya komponen penting di lini tengah Garuda.













Leave a Reply