Simon Sohm adalah salah satu gelandang muda yang tengah naik daun di sepak bola Eropa. Lahir pada 11 April 2001 di Zürich, Swiss, Sohm merupakan figur yang perlahan namun pasti membangun reputasi sebagai gelandang tengah bergaya modern seimbang antara peran bertahan dan kreativitas dalam transisi permainan.
Sohm mengawali dunia sepak bola sejak usia sangat muda. Ia tumbuh dan berkembang dalam akademi FC Zürich sejak 2008, menempuh semua level usia sebelum akhirnya dipromosikan ke tim senior pada tahun 2018. Kontrak profesional pertamanya ditandatangani pada usia 17 tahun, dan ia melakukan debut liga untuk Zürich pada 28 Oktober 2018, meskipun dalam situasi tim kalah dari St. Gallen.
Pada musim 2019 20, menurut kompas.com Sohm mulai menjadi sosok penting di lini tengah Zürich. Keandalannya dalam distribusi bola dan membantu transisi serangan menjadi alasan utama ia sering tampil di tim utama. Peran ini mengantarkan namanya terpantau oleh klub-klub di luar Swiss.
Baca juga : Timnas Swiss : Kuda Hitam Penantang di Ambang Lolos Piala Dunia 2026
Simon Sohm berposisi utama sebagai gelandang bertahan (defensive midfielder), meskipun di beberapa sistem taktis ia juga tampil sebagai gelandang tengah dengan peran sedikit lebih maju. Gaya bermainnya mencerminkan kombinasi kekuatan fisik, visi permainan, dan kemampuan untuk membaca situasi.
Di Parma, ia terkenal sebagai pemain yang rajin dalam distribusi bola pendek dan membantu pertahanan tim dengan intersepsi dan pemulihan bola. Sohm menikmati permainan yang ‘terstruktur’ artinya ia lebih suka membuat transisi permainan melalui kontrol bola dan umpan-umpan pendek daripada mengambil risiko berlebihan. Di kutip dari wikipedia.org
Sohm memiliki darah ganda ia lahir di Swiss dari ayah Swiss dan ibu berdarah Nigeria namun memilih untuk memperkuat tim nasional Swiss sejak awal karier internasionalnya. Debut seniornya untuk tim nasional senior terjadi pada 7 Oktober 2020 dalam pertandingan persahabatan melawan Kroasia masuk sebagai pemain pengganti pada laga tersebut. Hingga akhir 2025 ia telah mencatatkan beberapa caps untuk tim senior Swiss, meskipun belum mencetak gol.
Baca juga : Silvan Widmer Bek Legendaris Swiss Menjadi Baris Terdepan Untuk Piala Dunia 2026
Kesimpulan
Simon Sohm adalah contoh pemain modern yang menjalani proses matang sejak usia muda dan terus berkembang melalui pengalaman di klub-klub Eropa. Ia bukan sekadar gelandang bertahan biasa peranannya mencakup keseimbangan tim, transisi defensif ke ofensif, dan menjadi sokongan stabil di lini tengah.
Riyad Mahrez merupakan salah satu pemain paling berpengaruh dalam sejarah sepak bola Aljazair modern. Namanya…
Tim nasional Aljazair merupakan salah satu kekuatan besar sepak bola Afrika yang memiliki sejarah panjang,…
Uruguay merupakan salah satu negara dengan sejarah sepak bola paling kuat di dunia. Dikenal dengan…
Uruguay dikenal sebagai salah satu negara dengan tradisi sepak bola terkuat di dunia. Dari generasi…
Uruguay dikenal sebagai negara yang melahirkan bek-bek tangguh dengan karakter kuat, disiplin tinggi, dan mental…
Dalam sejarah sepak bola Uruguay, posisi penjaga gawang selalu diisi oleh figur-figur kuat yang memiliki…