Dalam dua dekade terakhir, Kroasia dikenal sebagai “pabrik” gelandang berkualitas dunia. Jika era sebelumnya identik dengan Luka Modrić, maka generasi penerusnya menghadirkan sosok penting lain di lini tengah, yaitu Mateo Kovačić. Pemain yang dikenal dengan teknik tinggi dan kemampuan membawa bola ini menjadi salah satu pilar utama Vatreni dalam berbagai turnamen besar.
Prestasi Awal Karier: Talenta Besar Sejak Remaja
Mateo Kovačić lahir pada 6 Mei 1994 di Linz, Austria, dari keluarga Kroasia yang merantau akibat konflik Balkan. Sejak kecil, bakat sepak bolanya sudah terlihat menonjol. Ia bergabung dengan akademi LASK Linz sebelum akhirnya direkrut oleh akademi Dinamo Zagreb, klub yang sama yang melahirkan banyak bintang Kroasia.
Baca juga : Kiprah Timnas Kroasia di Ajang Piala Dunia Debutan Terbaik Menuju Piala Dunia 2026
Di Dinamo Zagreb, Kovačić langsung menarik perhatian berkat kemampuan teknisnya yang matang meski masih sangat muda. Ia menjalani debut profesional di usia remaja dan segera menjadi pemain inti. Bersama Dinamo, ia meraih beberapa gelar liga domestik dan tampil impresif di kompetisi Eropa.
Tantangan dalam Perjalanan Karier
Di Real Madrid dan Chelsea, ia harus bersaing dengan gelandang-gelandang kelas dunia. Tidak mudah mendapatkan tempat reguler di tim utama, sehingga ia harus bekerja ekstra keras untuk membuktikan diri.
Sebagai gelandang Kroasia, ia kerap dibandingkan dengan Luka Modrić. Tekanan ini cukup besar karena Modrić adalah legenda hidup sepak bola Kroasia. Namun Kovačić berhasil membangun identitasnya sendiri dengan gaya bermain berbeda. dikutip bbc.com
Gaya Bermain: Dinamis dan Elegan
Mateo Kovačić dikenal sebagai gelandang box-to-box modern dengan sentuhan teknik luar biasa. Ia memiliki kemampuan menggiring bola yang halus dan efektif, sering kali melewati satu atau dua pemain lawan untuk membuka ruang.
Kovačić sangat kuat dalam membawa bola dari lini tengah ke depan. Ia tidak hanya mengandalkan umpan, tetapi juga mampu memecah tekanan dengan dribel cepat dan kontrol rapat.
Baca juga : Luka Modrić Maestro Timnas Kroasia yang Tak Pernah Padam
Peran dalam Regenerasi Kroasia
Seiring bertambahnya usia generasi emas seperti Modrić, Kovačić menjadi jembatan antara pemain senior dan talenta muda seperti Joško Gvardiol dan gelandang muda lainnya.
Menurut wikipedia.org Ia membawa pengalaman dari klub-klub elite Eropa dan memahami tekanan kompetisi tertinggi. Perannya tidak hanya teknis di lapangan, tetapi juga sebagai mentor bagi pemain muda.
Kesimpulan
Mateo Kovačić adalah representasi gelandang modern Kroasia: teknis, dinamis, dan cerdas. Dari akademi Dinamo Zagreb hingga panggung Liga Champions dan Piala Dunia, perjalanannya menunjukkan dedikasi dan mentalitas juara.
Ia menghadapi tantangan besar, mulai dari persaingan ketat di klub elite hingga tekanan menggantikan generasi emas. Namun dengan gaya bermain elegan dan kemampuan transisi cepat, ia membuktikan dirinya sebagai pilar penting timnas.













Leave a Reply