Piala Dunia

Harga Kripto Jatuh Lagi, Apa Penyebabnya?

Setelah beberapa minggu mengalami kenaikan signifikan, pasar crypto kini menghadapi penurunan tajam. Contohnya token POPCAT, WLD, PNUT, GALA, dan FIL yang turun hingga lebih dari 18%.

Hari ini, harga Bitcoin turun ke $97K setelah baru saja mencapai titik tertinggi sebesar $103,9K beberapa hari yang lalu. 

Kenaikan harga sebelumnya dipicu oleh kemenangan Donald Trump dalam pemilu AS pada 6 November. Namun, reli tersebut terhenti ketika Bitcoin gagal menembus level konsolidasi, memunculkan kekhawatiran bahwa tren bullish mungkin akan segera berakhir.

Baca juga: Is It Worth to Buy Baby Bitcoin (BBTC)?

Dampak pada Altcoin

Altcoin utama juga ikut mengalami tekanan, dengan sebagian besar kehilangan keuntungan sebelumnya. Meski begitu, beberapa token seperti PEPE dan X Empire tetap menunjukkan tren positif. PEPE bahkan mencetak ATH baru, sementara X Empire melonjak 47% dalam seminggu terakhir.

Penyebab Utama Penurunan Pasar Crypto

Pasar crypto yang telah bullish selama beberapa hari terakhir kini mulai memanas, dengan tekanan jual meningkat. Berikut adalah beberapa faktor utama:

  • Tekanan Jual Bitcoin: setelah mencapai puncak harga, harga Bitcoin tidak berhasil menembus angka psikologis $100K. Tekanan jual semakin kuat ketika pemerintah Bhutan dilaporkan menjual Bitcoin senilai $40 juta.
  • Likuidasi Besar-Besaran: berdasarkan laporan Coinglass, sebanyak 204.384 trader mengalami likuidasi dengan total nilai mencapai $509,48 juta. Hal ini menjadi tanda meningkatnya volatilitas pasar.
  • Ketakutan Menjelang Akhir Desember: sebanyak 39.960 kontrak opsi Bitcoin dijadwalkan akan berakhir pada 27 Desember, menciptakan ketidakpastian tambahan di pasar.
  • Tekanan Jual pada Altcoin: harga Ethereum turun 3% dalam 24 jam terakhir setelah Justin Sun menjual ETH senilai $119 juta. Meski ETH sempat mencapai angka psikologis $4K, tekanan jual membuat pasar altcoin semakin goyah.
  • Berita Negatif: contohnya adalah peretasan akun X milik Cardano Foundation memberikan dampak memperburuk sentimen di pasar.

Akhir Bull Run atau Awal Musim Altcoin?

Beberapa analis percaya bahwa penurunan ini adalah sebuah jeda yang wajar terjadi setelah reli panjang, bukan berarti akhir dari bullish. 

Banyak yang optimis bahwa pasar kripto akan kembali pulih, terutama saat mendekati tahun 2025. Di sisi lain, penurunan dominasi Bitcoin dalam beberapa hari terakhir dianggap sebagai tanda penguatan altcoin. 

inewsdaily

Share
Published by
inewsdaily

Recent Posts

Prediksi Piala Dunia 2026: Norwegia vs Senegal – Adu Tajam Lini Depan

OLE777 Daily – Salah satu pertandingan yang diprediksi akan menghadirkan duel seru dalam ajang Piala…

8 hours ago

Prediksi Piala Dunia 2026: Yordania vs Aljazair di Levi’s Stadium

OLE777 Daily – Salah satu pertandingan yang diprediksi akan menghadirkan kejutan dalam ajang Piala Dunia…

8 hours ago

Prediksi Piala Dunia FIFA 2026 Prancis vs Irak – Di Lincoln Financial Field

OLE777 Daily – Salah satu pertandingan menarik yang berpotensi menghadirkan cerita unik dalam ajang Piala…

8 hours ago

Prediksi Piala Dunia 2026: Argentina vs Austria – Pertarungan Teknik Panas

OLE777 Daily – Salah satu pertandingan yang diprediksi menghadirkan dinamika menarik dalam ajang Piala Dunia…

9 hours ago

Prediksi Skor Manchester City vs Burnley – 23 April 2026

OLE777 Daily – Laga lanjutan Premier League musim 2025/2026 akan menghadirkan pertandingan antara Manchester City…

9 hours ago

Prediksi Skor Barcelona vs Celta Vigo 23 – April 2026

OLE777 Daily – Lanjutan kompetisi La Liga musim 2025/2026 akan menghadirkan laga menarik antara FC…

10 hours ago